08 Dec

Manajemen Keuangan

Penyelesaian Kasus Terpadu Tentang Analisis Merger

Smitty’s Home Repair Company

Smitty’s Home Repair Company adalah sebuah perusahaan regional bahan bangunan yang berapresiasi pada bahan-bahan yang “dapat dikerjakan sendiri” dan penyewaan peralatan, mempunyai banyak uang tunai atau kes karena menghasilkan laba yang baik dalam beberapa tahun berturut-turut. Salah satu penggunaan alternatif atas dana ini adalah melakukan akuisisi atau mengambil alih perusahaan lain. linda Wade, manager perusahaan dana Smitty’s dan sekaligus atasan anda, telah diminta untuk memberikan penilaian atas calon perusahaan sasaran, yaitu Hill’s Hardware, sebuah perusahaan kecil yang beroperasi di negara bagian yang berdekatan, dan Linda telah meminta bantuan anda.

Tabel berikut ini menunjukkan estimasi Wade atas laba Hill’s jika perusahaan tersebut beroperasi dibawah manajemen Smitty’s (dalam jutaan dollar):

  1998 1999 2000 2001
Penjualan bersih $ 60 $ 90 $ 112,5 $ 127,5
Harga pokok penjualan (60%) 36 54 67,5 76,5
Beban penjualan/administrasi 4,5 6 7,5 9
Beban bunga 3 4,5 4,5 6
Laba ditahan yang diperlukan 0 7,5 6 4,5

 

Beban bunga yang dicatat disini meliputi:

  • Atas utang Hill’s saat ini
  • Atas utang baru yang akan diperoleh Smitty’s untuk membantu pembiayaan akuisisi tersebut
  • Atas utang baru yang diharapkan akan diperoleh untuk membantu ekspansi dalam “divisi H” yang baru, yaitu nama yang diberikan kepada perusahaan sasaran (Hill’s).

Laba yang akan ditahan adalah untuk membiayai pertumbuhan divisi H.

Hill’s Hardware saat ini menggunakan 40% utang dan membayar pajak dengan tarif 30%. Para analis sekuritas memperkirakan beta Hill’s sebesar 1,2. Jika akuisisi dilaksanakan, Smitty’s akan meningkatkan rasio utang Hill’s menjadi 50%, yang akan menaikkan betanya menjadi 1,3%. Lebih jauh lagi, karena maka Smitty’s sangat menguntungkan, pajak atas perusahaan konsolidasi akan menjadi 40%. Wade menyadari bahwa Hill’s Hardware juga menghasilkan arus kas yang bersumber dari penyusutan, tetapi dia yakin bahwa dana ini juga diinvestasikan kembali pada divisi tersebut untuk mengganti peralatan yang usang.

Wade mengestimasi suku bunga bebas resiko sebesar 9% dan premi resiko pasar 4% . dia juga mengestimasi bahwa arus kas bersih setelah 2001 akan naik secara konstan sebesar 6%. Bagi manajemen Smitty’s, merger tersebut adalah hal yang baru, sehingga Wade diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan mendasar mengenai merger dan melakukan analisis merger. Untuk menata tugas tersebut, Wade telah menyusun daftar pertanyaan berikut yang harus anda jawab dan jelaskan kepada dewan direksi Smitty’s:

  1. Ada beberapa alasan yang disebutkan sebagai faktor pendukung dilakukannya merger, dimana yang cukup terkenal diantaranya adalah:
  2. Pertimbangan pajak
  3. Penurunan resiko
  4. Pengendalian
  5. Pembelian aktiva di bawah biaya penggantiannya
  6. Sinergi
  7. Globalisasi

Secara umum, alasan-alasan mana yang dapat dibenarkan dari segi ekonomi/ mana yang cocok dengan situasi yang ada sekarang? Jelaskan.

  1. Jelaskan secara singkat perbedaan antara pengambilalihan secara paksa dengan pengambilalihan sukarela.
  2. Gunakan data pada tabel diatas untuk menyusun laporan arus kas divisi H tahun 1998 sampai dengan 2001. Mengapa beban bunga dikurangkan dalam laporan arus kas merger, sementara hal itu lazimnya tidak dikurangkan dalam analisis arus kas untuk penganggaran modal? Mengapa penahanan laba dikurangkan dalam laporan arus kas?
  3. Secara konseptual, berapa tingkat diskonto yang tepat untuk diterapkan pada arus kas yang anda susun dalam bagian c? Berapa tingkat diskonto aktual menurut estimasi anda?
  4. Berapa nilai “terminal” yang diestimasi dari akuisisi tersebut; yaitu, berapa nilai arus kas divisi H setelah tahun 2001? Berapa nilai Hill’s bagi Smitty’s? Anggaplah ada perusahaan lain yang mengevaluasi Hill;s sebagai sasaran akuisisi. Apakah perusahaan tersebut akan mendapatkan nilai yang sama? Jelaskan.
  5. Anggaplah bahwa Hill’s mempunyai 10 juta lembar saham yang beredar. Saham-saham ini jarang diperdagangkan, tetapi pada transaksi terakhir, yaitu beberapa minggu yang lalu, harganya adalah $9 per saham. Apakah Smitty’s harus melakukan penawaran untuk mengambil alih Hill’s? Jika ya, berapa harga per saham yang harus ditawarkan?
  6. Sebutkan aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan merger yang dilaksanakan oleh bankir investasi.

Jawaban:

  1. Faktor pendukung dilakukannya merger, diantaranya adalah:
  2. Pertimbangan pajak

Pertimbangan pajak dapat mendorong dilakukan sejumlah merger, dengan cara mengambil alih perusahaan yang memiliki akumulasi kerugian yang besar, sehingga perusahaan yang menguntungkan dan termasuk kedalam kelompok tarif pajak tertinggi akan meminimalkan pajak dan menggunakan kas berlebih.

Contoh :

Perusahaan “A” dalam kondisi sehat dan memiliki keuntungan yang besar sehingga pajak yang wajib di bayarkan besar pula, oleh karena itu guna meminimalkan pajak maka perusahaan “A” melakukan merger dengan perusahaan “B” yang dalam keadaan merugi, sehingga beban pajak yang dikenakan dari perusahaan “A” akan berkurang dikarenakan harus (1) membayar dividen ekstra (2) melakukan investasi dalam sekuritas (3) membeli kembali sahamnya sendiri, dan (4) membeli perusahaan lain.

  1. Penurunan resiko

Berdasarkan dari beban perusahaan “A” dan perusahaan “B” secara otomatis bila dilakukan merger akan nengalami penurunan beban keuangan karena terjadi penggabungan beban biaya akan tetapi penurunaan di beberapa sektor beban puncak bisa dijadikan satu.

Contoh:

biaya gaji manajemen dari perusahaan hasil merger menjadi satu, dengan demikian risiko biaya yang seharusnya ditanggung oleh dua perusahaan menjadi lebih rendah jika dilakukan merger.

  1. Pengendalian

Merger dengan alasan pengendalian dilakukan bertujuan untuk menjaga kestabilan harga dan mengendalikan perusahaan target, sehingga perusahaan utama dapat mengendalikan manajemen maupun harga yang ada di pasar

Contoh :

  1. Indofood (Indomie) melakukan pembelian perusahaan sejenis yakni sarimie dan supermie, hal ini dilakukan untuk menjaga kestabilan harga dan dapat mengatur manajemen perusahaan sarimie dan supermie.
  2. Pembelian aktiva di bawah biaya penggantiannya

Proses merger yang didasarkan pembelian aktiva di bawah biaya penggantiannya dilakukan karena nilai pengggantian (replacement value) aktivanya jauh lebih tinggi dari pada nilai perusahaan itu sendiri, hal ini biasa dilakukan oleh perusahaan pertambangan

Contoh :

Pada awal tahun 1980 an perusahaan “Chevron” mengambil alih perusahaan “Gulf Oil” untuk menambah cadangan minyak, hal ini dilakukan nilai yang sebenarnya perusahaan “Gulf Oil” akan menghasilkan laba yang lebih besar di masa depan jika dibandingkan dengan nilai ekonomi sekarang saat dilakukan merger. Dan alasan lainnya adalah biaya yang dikeluarkan jauh lebih mahal apabila perusahaan “Chevron” melakukan pengeboran sendiri.

  1. Sinergi

Sinergi adalah suatu kondisi dimana nilai keseluruhan lebih besar dari pada hasil penjumlahan bagian-bagiannya; pada merger yang bersifat sinergistik, nilai perusahaan setelah merger lebih besar dari pada penjumlahan nilai masing-masing perusahaan sebelum merger. Dan pembagian keuntungan sinergistik di antara pemegang saham masing-masing perusahaan ditentukan melalui negosiasi dari perusahaan tersebut.

Contoh :

Jika Perusahaan “A” memiliki nilai 2, dan perusahaan “B” memiliki nilai 2, maka nilai perusahaan setelah merger bukanlah 4, melainkan lebih dari 4 (bisa memiliki nilai 5).

  1. Globalisasi

Proses merger yang didasarkan globalisasi melihat sisi perluasan pasar yang menjadi tujuan perkembangan yang sangat pesat dan mendunia, hal ini dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lokal dari berbagai negara dengan memanfaatkan potensi lokal yang tidak dimiliki di negara yang lain untuk saling melengkapi satu dengan lainnya.

Contoh :

MNC atau Multi National Corporation merupakan suatu bentuk korporasi yang telah memiliki banyak cabang di seluruh dunia. Jika dilihat secara seksama, bentuk MNC sendiri bukan tergolong sesuatu yang baru jika dikaitkan dengan adanya pengaruh globalisasi. Sejarah memperlihatkan bentuk MNC yang sudah berdiri sejak lama seperti The Dutch East India Company yang mulai berdiri semenjak 1602, dan institusi ini juga merupakan perwakilan Belanda di daerah Asia dan Afrika Selatan.

Dari ke enam faktor pendukung dilakukannya merger menurut kami yang cocok diterapkan saat ini adalah faktor globalisasi dengan alasan merger dengan faktor globalisasi telah merangkum keseluruhan faktor Pertimbangan pajak, Penurunan resiko, Pengendalian, Pembelian aktiva di bawah biaya penggantiannya dan faktor Sinergi.

  1. Merger sukarela (friendly merger) adalah merger dengan syarat-syarat yang dapat diterima oleh manajemen kedua perusahaan.

Merger secara paksa (hostile merger) adalah suatu merger dimana manajemen perusahaan sasaran menolak diakuisisi. Sehingga perusahaan pengambil alih melakukan : tender offer (tawaran untuk membeli saham dengan melakukan pendekatan langsung ke pemegang saham) maupun proxy fight (Suatu upaya untuk memegang kendali atas perusahaan dengan membujuk para pemegang saham untuk memilih tim manajemen baru).

Jadi dapat disimpulkan perbedaan pengambilalihan secara sukarela terjadi karena adanya kesepakatan dari kedua manajemen perusahaan tersebut, namun pengambilalihan secara paksa tidak adanya kesepakatan dari kedua perusahaan manajemen tersebut sehingga dilakukan langkah-langkah lain dalam pengambilalihannya yakni dengan cara tender offer maupun proxy fight.

  1. Laporan Arus Kas nya

Alasan beban bunga dan penahanan laba dikurangkan dalam laporan arus kas merger karena beban bunga dan penahanan laba menjadi beban biaya setelah perusahaan itu melakukan merger, sehingga baik beban bunga maupun laba yang ditahan menjadi satu kesatuan beban perusahaan pasca merger

  1. Berdasarkan Perhitungan pada bagian c, maka nilai diskonto secara konseptual perusahaan Hill’s adalah sebesar

k_S= k_(RF )+(〖RP〗_M )b
k_S=6%+(4%) 1,2
k_S=10,8%

Sedangkan nilai diskonto aktual perusahaan Hill’s (nilai arus kas setelah di diskontokan sebesar 10,8% adalah sebesar

 

V_1998= ($ 5,0)/〖(1,108)〗^1 + ($ 0,1)/〖(1,108)〗^2 + ($ 3,9)/〖(1,108)〗^3 + ($ 145,4)/〖(1,108)〗^4

V_1998=$103,95

  1. Nilai Terminal pada tahun 2001
1998 1999 2000 2001
Penjualan Bersih $       60,0 $       90,0 $   112,5 $   127,5
Harga Pokok Penjualan $       36,0 $       54,0 $       67,5 $       76,5
Beban penjualan dan administrasi $         4,5 $         6,0 $         7,5 $         9,0
EBIT $       19,5 $       30,0 $       37,5 $       42,0
Beban bunga $         3,0 $         4,5 $         4,5 $         6,0
EBT $       16,5 $       25,5 $       33,0 $       36,0
Utang (40%) $         6,6 $       10,2 $       13,2 $       14,4
Pajak (30%) $         5,0 $         7,7 $         9,9 $       10,8
Laba Bersih/Arus Kas $         5,0 $         7,7 $         9,9 $       10,8
Laba ditahan yang diperlukan $           – $         7,5 $         6,0 $         4,5
Nilai terminal       $   139,1
Arus Kas Bersih $         5,0 $         0,1 $         3,9 $   145,4

Nilai terminal setelah tahun 2001 adalah sebesar $ 139,1 jika kami dari perusahaan lain maka hasilnya tidak sama karena berdasarkan perhitungan hasil dikonto diperoleh nilai $ 103,95, sehingga terjadi selisih sebesar $35,15

  1. Aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan merger yang dilaksanakan oleh bankir investasi:
  2. membantu menyiapkan merger
  3. membantu perusahaan sasaran mengembangkan serta menerapkan taktik defensif
  4. membantu menilai perusahaan sasaran
  5. membantu membiayai merger
  6. menginvestasikan dalam saham perusahaan calon merger yang potensial.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE